Berita:
Penjualan PT Lippo Cikarang naik 79 Persen
29 April 2009 on Pernyataan Pers
Kompas-Sabtu, 25 April 2009PT Lippo Cikarang Tbk mencatat penjualan industri, komersial, dan residensial sepanjang tahun 2008 mencapai Rp314 miliar, naik 79 persen dari penjualan tahun sebelumnya. Pendapatan perseroan naik 74 persen menjadi Rp277 miliar, sementara laba bersih naik 28 persen menjadi 14 miliar.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Lippo Cikarang Tbk di Jakarta, Jum'at (24/4), disebutkan bahwa perseroan kini mengembangkan kawasan residensial, Elysium Residence, untuk jangka waktu tiga hingga empat tahun ke depan dengan luas 126 hektar untuk 3.500 unit. Juga dikembangkan Industri Delta Silicon III mencapai luas 200 hektar. Perseroan adalah urban developer yang terus konsisten dalam mengembangkan kota mandiri yang dinamis dan ramah lingkungan. Hal ini terlihat dalam pengembangan lingkungan beberapa kompleks perumahan. (*/PPG).
Bisnis Indonesia, 27 April 2009
PENJUALAN LIPPO CIKARANG 79%
Oleh: Zufrizal, Bisnis Indonesia
JAKARTA: PT Lippo Cikarang Tbk selama 2008 mencatat penjualan lahan industri, komersial, dan residensial sebanyak Rp314 mikiar atau mengalami kenaikkan 79% bila dibandingkan dengan yang terjadi tahun sebelumnya.
"Pendapatan perseroan meningkat 74% menjadi 277 miliar, sedangkan lahan bersih meningkat 28% menjadi Rp14 miliar," ujar Public Relations Manager Lippo Cikarang Ria Sormin, dalam siaran pers akhir pekan lalu.
Menurut dia, saat ini kawasan residensial yang dikembangkan adalah The Elysium Residence.
Proyek seluas 126 hektar dengan hunian mencapai 3.500 unit itu diperkirakan rampung dalam jangka waktu 3 tahun hingga 4 tahun kedepan. "Untuk kawasan industri Delta Silikon III akan dikembangkan sempai luas 200 ha."
Ria menjelaskan perseroan merupakan urban developer yang mengembangkan kota mandiri yang dinamis dan ramah lingkungan.
"Secara konseptual Lippo Cikarang menjadikan 'light industry' yang ramah lingkungan sebagai basis ekonomi."
Berdasarkan catatan Bisnis, Lippo Cikarang mengelola 3.000 hektar, yang 800 hektar diantaranya telah dimanfaatkan bagi pembangunan hunia dan properti komersial dan sekitar 700 lainnya untuk kawasan industri.