Kebijakan Pengungkapan

PT Lippo Cikarang Tbk
Kebijakan Keterbukaan Informasi

Keterbukaan informasi adalah sebuah bagian penting dari Good Corporate Governance. Direksi PT Lippo Cikarang Tbk (“LPCK”) telah menyusun Kebijakan Keterbukaan Informasi kepada pemegang saham, investor, publik, dan pemangku kepentingan lainnya. Kebijakan ini ditujukan untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada pemegang saham, investor, publik, dan pemangku kepentingan lainnya adalah sah, akurat, benar dan jelas.

Informasi mengenai LPCK seperti dalam tulisan, secara verbal, melalui telepon, internet, press release kepada jurnalis atau investor (konferensi pers), telekonferens, atau metode lainnya untuk memberikan informasi kepada masyarakat umum tercakup dalam Kebijakan Keterbukaan Informasi ini.

Standar Pengungkapan Informasi

  1. Pengungkapan informasi material yang belum dikeluarkan oleh Perseroan kepada masyarakat harus diberitakan secara benar, akurat, teliti, dan sepenuhnya. Pengungkapan ini bertujuan agar pemodal dan pemegang saham menerima informasi dengan mudah dan memadai. Informasi wajib disediakan di dalam situs web LPCK secara tepat waktu.
  2. Pengungkapan Informasi yang bersifat “rencana ke depan” atau sebagai antisipasi arah bisnis dan operasi Perseroan di masa mendatang patut dibuat secara cermat.
  3. Informasi Material yang telah diungkapkan kepada masyarakat diberikan secara jelas dan akurat agar tidak membingungkan. Informasi lanjutan terkait Informasi Material yang telah diungkapkan sebelumnya harus diungkapkan secara jelas dan konsisten untuk menghindari kebingungan atau miskomunikasi.
  4. Pengungkapan informasi lainnya wajib diberikan secara jujur dan tidak menyesatkan dari kondisi keuangan aktual, harga saham, atau kinerja operasional. Pengungkapan informasi tidak boleh menimbulkan asumsi akan terjadinya kenaikan atau penurunan harga saham.
  5. Pengungkapan informasi yang dapat memberikan dampak kepada bisnis harus ditangani dengan hati-hati.

Peraturan BAPEPAM No X.K.1 : Keterbukaan Informasi Yang Harus Segera Diumumkan Kepada Publik, Lampiran : Keputusan Ketua Bapepam Nomor : KEP-86/PM/1996 Tanggal : 24 Januari 1996 mengatur bahwa setiap Perseroan yang Pernyataan Pendaftarannya telah menjadi efektif, harus memberitahukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dan mengumumkan kepada masyarakat secepatnya, tidak lebih lama dari 2 (dua) hari setelah keputusan atau terdapatnya perubahan Informasi atau Fakta Material yang mungkin dapat mempengaruhi nilai Efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal.

Informasi Material

Informasi atau Fakta Material yang diperkirakan dapat mempengaruhi harga Efek atau keputusan investasi pemodal, antara lain hal-hal sebagai berikut:

  1. Penggabungan usaha, pembelian saham, peleburan usaha, atau pembentukan usaha patungan;
  2. Pemecahan saham atau pembagian dividend saham;
  3. Pendapatan dari dividen yang luar biasa sifatnya;
  4. Perolehan atau kehilangan kontrak penting;
  5. Produk atau penemuan baru yang berarti;
  6. Perubahan dalam pengendalian atau perubahan penting dalam manajemen;
  7. Pengumuman pembelian kembali atau pembayaran Saham yang bersifat utang;
  8. Penjualan tambahan saham kepada masyarakat atau secara terbatas yang material jumlahnya;
  9. Pembelian, atau kerugian perjualan aset yang material;
  10. Perselisihan tenaga kerja yang relatif penting;
  11. Tuntutan hokum yang penting terhadap perusahaan, dan atau Direktur dan Komisaris perusahaan;
  12. Pengajuan tawaran untuk pembelian saham perusahaan lain;
  13. Penggantian Akuntan yang mengaudit perusahaan;
  14. Penggantian Wali Amanat yang mengaudit perusahaan; dan
  15. Perubahan tahun fiskal perusahaan.

Orang yang Berwenang Untuk Mengungkapkan Informasi Material

LPCK telah membuat kebijaksanaan bahwa orang yang tertera di bawah berwenang untuk menjawab pertanyaan atau memberikan Informasi Material:

  1. CEO LPCK;
  2. Presiden Direktur LPCK;
  3. Direktur Investor Relations; dan
  4. Orang-orang yang ditunjuk oleh 1, 2 atau 3.

Pemilihan Waktu dari Pengungkapan Informasi Material

LPCK sangat ketat dan teliti dalam menjaga informasi material atau informasi yang bersangkutan agar informasi tersebut tidak diberitakan sebelum tanggal yang sudah ditentukan, terutama selama periode 2 minggu sebelum tanggal Pengungkapan.

Tidak ada karyawan yang diperbolehkan untuk mengungkapkan informasi apapun dan kapanpun kecuali telah ditunjuk oleh CEO, dan Presiden Direktur dari LPCK.