Belajar Pelestarian Alam dari Wayang Koyano

Giat pelestarian alam banyak diserukan oleh berbagai pihak, salah satunya bertujuan untuk semakin menumbuhkan rasa cinta terhadap alam terutama kepada anak-anak. Pesan pelestarian alam disampaikan melalui berbagai cara, salah satunya menggunakan medium Wayang Koyano, yang ditampilkan di Hikari Japenese School (25/08).

Penampil dari pertunjukan wang tersebut adalah Asuka. Asuka merupakan warga Jepang yang menampilkan pertunjukan Wayang Koyano yang diadaptasi dari wayang kontemporer Bali namun ceritanya telah dikembangkan.“Kami banyak menceritakan mengenai hubungan antara alam dan manusia”, kata Asuka.

Salah satu kisah yang dibawakan bercerita tentang seorang perempuan yang tinggal di dalam hutan. Pada awalnya, perempuan tersebut belum bisa berbicara dengan hewan maupun tumbuhan, namun setelah lama berada di dalam hutan, perempuan tersebut memiliki kemampuan untuk berbicara dengan hewan dan tumbuhan.

Pada awalnya, pertunjukan wayang ini merupakan ide salah seorang sutradara yang berasal dari San Fransisco. Asuka selama 10 tahun telah menampilkan pertunjukan wayang ini pada berbagai tempat baik di Jepang ataupun Indonesia.