Tanabata Festival at Hikari Japanese School

Pada 7 Juli 2018, Hikari Japanese School Lippo Cikarang mengadakan Festival Tanabata. Dimeriahkan oleh para siswa, orang tua siswa, dan beberapa pengunjung, festival tersebut berlangsung meriah, dengan nuansa Jepang yang begitu terasa. 25 siswa Hikari Japanese School membawakan beberapa lagu diiringi bergantian dengan alunan harmonika, seruling, dan piano. Tak lupa, Sang Guru menceritakan legenda tentang Tanabata.

Di Jepang, Tanabata selalu dirayakan setiap tanggal 7 bulan 7. Tanabata merupakan legenda tentang dipisahkannya Orihime, seorang Putri Bintang yang rajin menenun, dan Hikoboshi seorang penggembala. Setelah mereka bertemu, mereka tidak lagi melaksanakan tugasnya sehingga membuat Dewa Langit murka, dan berakhir dengan memisahkan mereka berdua. Sejak saat itu mereka hanya bisa bertemu pada hari ke-7 bulan ke-7 di sungai Amanogawa. Mereka sering berdoa dan menulis permohonan mereka dan menggantungkan di pohon bambu agar doa mereka didengar.

Pada masa sekarang, Tanabata  juga merupakan festival musim panas di Jepang dan para warga jepang juga masih menuliskan harapan mereka dan menggantungkannya dipohon bambu.

Sebagaimana festival lain, Tanabata di Hikari Japanese School juga diisi dengan berbagai macam booth permainan tradisional Jepang dan makanan khas Jepang. Tentu menambah meriahnya festival ini.

Matsumoto Midori, Kepala Sekolah Hikari Japanese School mengatakan bahwa Festival Tanabata tahun ini merupakan kali keempat diadakan di Hikari. “Tujuan acara ini dilaksanakan untuk merayakan tradisi Jepang bersama-sama dengan warga Jepang yang ada di Indonesia. Dan tentu memberi kesempatan untuk anak-anak merayakan acara Tanabata,” ungkap Midori san.

Dwi, salah satu orang tua murid juga mengungkapkan rasa bahagianya dapat ambil bagian dalam festival ini, “Rasanya senang bisa membantu sekolah dalam festival dan membuat anak-anak disini juga senang, ya!”. Para orang tua siswa juga membantu dalam bentuk tenaga, dengan turut menjaga booth permainan, menjaga stand makanan, menyiapkan makanan, dan lain-lain.